Wisata Belitung

BCA Dukung Industri Pariwisata Desa Wisata Belitung

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) melewati program Corporate Social Responsibility (CSR) Bakti BCA kembali menyokong perkembangan pariwisata dan penambahan kualitas sumber daya insan (SDM) di Indonesia. Hal ini diimplementasikan BCA dengan meresmikan Desa Binaan Bukit Peramun dan Wisata Aik Rusa’ Berehun sebagai Desa Binaan Bakti BCA.

Hadir guna meresmikan Desa Binaan Bukit Peramun dan Wisata Aik Rusa’ Berehun yakni Direktur BCA Vera Eve Lim didampingi Executive Vice President CSR BCA Inge Setiawati, Kepala Kantor Wilayah VI BCA Daniel Hendarto, Kepala KCU BCA Tanjung Pandan Rustam, Kepala KCU BCA Pangkal Pinang Vanessa Claudia Flaviana bareng segenap pejabat pemerintah Belitung Barat dan Timur di Belitung, Turut muncul juga dalam peresmian ini ialah 40 Nasabah Prioritas BCA KCU Tanjung Pandan.

Sektor pariwisata adalahsalah satu pekerjaan ekonomi yang diinginkan dapat menyebabkan devisa, memperluas lapangan pekerjaan, mendorong pembangunan wilayah dan menjadi ajang mengenalkan keindahan alam. Pengelolaan infrastruktur yang baik dan SDM yang berbobot | berbobot | berkualitas di sekian banyak destinasi wisata di Indonesia menjadi salah satu hal untuk unik wisatawan mancanegara maupun wisatawan domestik. Hal ini selaras dengan pilar Solusi Bisnis Unggul BCA, di mana konsentrasi BCA dalam program kemitraan dengan komunitas ialah pemanfaatan potensi wisata berbasis komunitas yang disusun dalam Desa Wisata Binaan.

Artikel Terkait :

Paket Tour Belitung

PEMBANGUNAN KEK PARIWISATA BELITUNG MENUJU TERWUJUDNYA ‘BALI BARU’

“Bangka Belitung yang familiar dengan hasil tambang adalahsalah satu kota yang menjadi pilihan untuk para traveller untuk merasakan keindahan alam. Jarang diketahui, bahwa Belitung mempunyai Desa yang menawarkan sejumlah wisata unik seperti wisata petualangan, wisata alam, dan wisata edukasi,” urai Vera.

Bukit Peramun berasal dari banyaknya tumbuhan lokal yang tidak jarang diramu oleh masyarakat menjadi obat-obatan. Desa ini terletak pada elevasi 129 mdpl di distrik Belitung Barat. Kekayaan tumbuhan dan fauna, dikembangkan dalam sekian banyak lokasi spot potret instagramable antara beda berupa lokasi tinggal hobbit, jembatan cinta, batu kembar dan mobil terbang. Desa ini pun dikenal sebagai desa berbasis digital, sebab keberhasilan pengurus desa dalam mengaplikasikan sistem QR Code untuk mengenalkan jenis dan guna tanaman di bukit Peramun, dan virtual guide dalam dua bahasa (Indonesia dan Inggris).

Sementara itu, Wisata Aik Rusa’ Berehun, Terong dikenal sebagai desa kreatif atas keberhasilannya mengubah area bekas galian tambang yang terlantar menjadi salah satu tujuan wisata di Belitung Barat. Di desa ini, pengunjung dapat merasakan makanan khas Belitung yang lebih dikenal dengan nama Bedulang, wisata air, homestay, camping ground, paket pendidikan mengayam, melukis camping, menyaksikan pemandangan di Bukit Tebalu, area mangrove, dan perkebunan sayur.

Kedua desa ini dikembangkan oleh BCA melewati serangkaian pekerjaan pembinaan dan pemberdayaan masyarakat yang berorientasikan kualitas pelayanan yang unggul untuk wisatawan. “Beragam tahapan dan inisiatif kami kerjakan dalam rangka mengembangkan potensi wisata di kedua desa ini dengan memfasilitasi sejumlah pelatihan laksana layanan prima, standar layanan, creative selling skill, dan golden heart leadership, dan beda sebagainya” tambah Vera.

“Dengan meresmikan dua desa ini, kami bercita-cita dapat berkontribusi menambah sektor pariwisata utamanya di wilayah Belitung, memajukan kualitas SDM lebih baik, sampai pada kesudahannya dapat menambah pertumbuhan ekonomi masyarakat daerah,” tutup Vera.

Previous Post Next Post

You Might Also Like

No Comments

Leave a Reply