Monthly Archives

Agustus 2019

Rental Mobil Belitung, Wisata Belitung

Wings Air Buka Rute Baru dari Bandung ke Bangka, Belitung, Bengkulu, dan Jambi

Maskapai Wings Air sekarang melayani rute baru dari dan mengarah ke Bandara Internasional Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat mulai Jumat (9/8/2019). Penambahan rute baru Wings Air dari dan mengarah ke Bandung terdiri dari Bandara Depati Amir, Pangkal Pinang, Bangka Belitung, Bandara Internasional H.A.S. Hanandjoeddin, Tanjung Pandan, Bangka Belitung, Bandara Fatmawati Soekarno, Bengkulu, dan Bandara Sultan Thaha, Jambi.

Bagi rute Bandung – Pangkal Pinang, Wings Air berangkat pada pukul 06.15 WIB dan mendarat 08.05 WIB. Sedangkan Pangkal Pinang – Bandung, Wings Air berangkat pada pukul 14.30 WIB dan mendarat 16.20 WIB, dengan jadwal embarkasi setiap hari. Rute Bandung – Tanjung Pandan, Wings Air berangkat pada pukul 17.00 WIB dan mendarat 18.40 WIB. Sedangkan Tanjung Pandan – Bandung Wings Air berangkat pada pukul 19.00 WIB dan mendarat 20.40 WIB, dengan jadwal embarkasi Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu.

Rute Bandung – Bengkulu, Wings Air berangkat pada pukul 11.40 WIB dan mendarat 13.40 WIB. Sedangkan Bengkulu – Bandung Wings Air berangkat pada pukul 14.00 WIB dan mendarat 16.00 WIB, dengan jadwal embarkasi Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu. Rute Bandung – Jambi, Wings Air berangkat pada pukul 13.20 WIB dan mendarat 15.20 WIB.

Sedangkan Jjambi – Bandung Wings Air berangkat pada pukul 15.50 WIB dan mendarat 17.50 WIB, dengan jadwal embarkasi Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu. Lewat siaran pers yang diterima KompasTravel, Jumat (9/8/2019) pihak Lion Group melafalkan rute baru dengan tingkat ketepatan masa-masa Wings Air yang terdaftar 90 persen, dapat menyerahkan nilai tambah untuk pebisnis, wisatawan dan masyarakat di Bandung yang hendak bepergian ke wilayah tersebut atau melewati penerbangan lanjutan.

Baca Juga : Sewa Mobil Belitung Termurah, Paket Tour Belitung Tanpa Hotel

Saat ini Wings Air mengoperasikan 18 penerbangan frekuensi kembali pegi dari dan mengarah ke Bandara Internasional Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat.

Otomotif

Buka Peluang Kerja, Bangka Tengah Kirim Peserta Kompetensi Otomotif

Dalam rangka membuka kesempatan kerja, Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang berkolaborasi dengan lima Balai Besar Pusat Latihan Kerja (BBPLK) memboncengkan warganya dalam pelatihan kompetensi di Bandung.

Dikutip dari kantor berita Antara, Bupati Kabupaten Bangka Tengah mengemukakan bahwa peserta pelatihan kompetensi kali ini ialah perwakilan dari Kecamatan Koba, Lubuk Besar, Simpangkatis, Namang dan Sungaiselan. Terdiri dari 10 peserta jurusan manufaktur dan lima orang guna jurusan otomotif, yang ketika ini mengekor program kurun 19 Juli – 19 Agustus 2019.


“Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah dalam program pelatihan kompetensi ini berkolaborasi dengan lima BBPLK di Indonesia, tahun ini kami kirim ke Bandung,” demikian diterangkan Bupati Ibnu Saleh yang diluncurkan Bagian Humas dan Protokoler pada Minggu
Seluruh murid terpilih ialah hasil rekruitmen dari masing-masing kelurahan dan desa yang merujuk pada data pencari kerja dan mendaftar melewati situs Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Perizinan Satu Pintu dan Tenaga Kerja.

Diharapkan, sesudah lulus mengekor pelatihan kompetensi sekitar lebih tidak cukup satu bulan, mereka bakal kembali ke lokasi mukim masing-masing supaya bisa merealisasikan ilmu yang didapatkan dan berdikari.

“Tentu kami dari pemerintah wilayah terus membangun mereka yang sudah mengekor pelatihan kompetensi itu, dengan berupaya menolong peralatan yang diperlukan melalui dana APBD dan CSR,” kata Ibnu Saleh.

Baca Juga : Paket One Day Trip Belitung, Paket Wisata Belitung

Bagi semua peminat peserta pelatihan kompetensi di bidang otomotif dapat mengikuti dengan persyaratan: pria maupun perempuan, usia paling tidak 15 tahun, menyertakan fotokopi KTP/KK, ijazah terakhir (jika ada), pas potret ukuran 4×6 sejumlah 4 eksemplar dan surat penjelasan sehat serta mengikutsertakan diri melewati situs Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Perizinan Satu Pintu dan Tenaga Kerja Kabupaten Bangka Tengah.

Wisata Belitung

Kunjungan Wisatawan ke Indonesia Terus Meningkat, Ini Penyebabnya


Sejak tahun 2013 lalu, trafik wisatawan ke Indonesia terus meningkat. Hal ini tampak dari naiknya penerimaan devisa negara dari sektor pariwisata. Tak sia-sia, berikut yang sudah dilaksanakan Indonesia dalam unik minat wisatawan.

Jumlah trafik wisatawan ke Indonesia tiap tahunnya terus merasakan peningkatan. Hal ini dapat disaksikan dari adanya lonjakan penerimaan devisa dari sektor pariwisata yang pun terus merasakan peningkatan tiap tahunnya. Berdasarkan keterangan dari Laporan Akuntabilitas Kinerja Kementerian Pariwisata Indonesia terdaftar dari tahun 2013 lalu, devisa negara dari sektor pariwisata merasakan peningkatan tertinggi pada tahun 2017 sampai mampu menyentuh angka US$16,8 Milyar.

Tahun 2013 devisa dari trafik wisatawan ke Indonesia menjangkau angka US$10,05 M, kemudian tahun 2014 mengalami eskalasi menjadi US$11,17 M. Ditahun 2015 dari target yang diputuskan sebesar US$10,47, devisa dari sektor pariwisata malah melampui target dan menjangkau angka US$ 12,23 M.

Baca juga: Promo Paket Tour Belitung Terus Berlangsung, Sewa Mobil Belitung Diandalkan Traveling Low Budget, Wisata Belitung Timur Mulai Diminati


Kenaikan penerimaan devisa dari sektor pariwisata guna lebih lengkapnya dapat disaksikan melalui infografik berikut:

kunjungan wisatawan ke indonesia
Infografik penerimaan devisa negara dari trafik wisatawan ke Indonesia.

Dari data yang dipublikasi oleh Badan Pusat Statistik per Februari 2018, lima besar negara yang ketika ini menyumbang devisa terbanyak untuk sektor wisata Indonesia ialah Republik Rakyat Tiongkok (RRT) yang menjangkau 214.427 kunjungan. Kemudian dibuntuti Malaysia sejumlah 205.855 kunjungan, Singapura 125.153 kunjungan, Timor Leste 123.777 kunjungan, dan India sejumlah 42.680 kunjungan.

Biaya wisata yang kompetitif menjadi salah satu dalil kunjungan wisatawan ke Indonesia terus meningkat, benarkah?
kunjungan wisatawan ke indonesia
Kunjungan wisatawan ke Indonesia meningkat, alasannya karena ongkos yang kompetitif. Sumber

Ternyata ongkos perjalanan yang terbilang murah dan lebih kompetitif dibanding tujuan teratas lain laksana Jepang, Jerman, Italia, ataupun Perancis memang menjadi salah satu dalil mengapa Indonesia lebih dipilih sebagai destinasi wisata.

Hal ini cocok dengan laporan yang diterbitkan oleh World Economic Forum, yang mengaku bahwa kelebihan utama Indonesia ialah dalam hal ongkos pariwisata yang tergolong paling kompetitif.

Sekarang ayo bandingkan, apa yang dapat didapatkan oleh wisatawan dengan duit 1 USD. Mungkin di negara lain laksana Singapura atau Jepang, duit 1 USD hanya dapat untuk melakukan pembelian air minum saja atau bahkan dapat saja kurang. Namun ketika berlibur di Indonesia, turis sangat tidak masih dapat mendapatkan seporsi nasi beserta lauk guna sekali santap dengan duit 1 USD tersebut.

Banyaknya rute penerbangan langsung pun menjadi salah satu hal pendukung meningkatnya trafik wisatawan ke Indonesia
kunjungan wisatawan ke indonesia
Kunjungan wisatawan ke Indonesia meningkat, di antara penyebabnya sebab makin tidak sedikit penerbangan langsung. Sumber

Saat ini wisatawan mancanegara terbanyak yang datang ke Indonesia ialah dari China. Salah satu urusan yang mendukungnya ialah makin tidak sedikit penerbangan langsung yang dimulai dari dan ke China. Beberapa maskapai memang mulai menyasar pasar ini laksana Garuda Indonesia, Sriwijaya Air, Lion Air, Citilink, dan tidak sedikit lagi.

Garuda Indonesia yang adalahmaskapai premium misalnya, pada mula tahun 2018 ini membuka sejumlah rute baru yang terbang langsung ke Chengdu, Beijing, Guangzhou, Zhengzhou, Xi’an dan Shanghai. Dalam seminggu Garuda Indonesia bahkan dapat melayani minimal 63 penerbangan langsung ke China.

Sampai ketika ini Kementerian Pariwisata Indonesia mempunyai tiga program prioritas guna promosi wisata yakni Go Digital, Homestay Desa Wisata, dan Air Connectivity. Salah satu yang menjadi target utama sasaran Kemenpar ialah generasi millenial yang menyumbang angka tertinggi dalam pariwisata. Maka dari tersebut Go Digital menjadi strategi promosi yang masih diandalkan sampai kini.

Promosi Go Digital ini Kemenpar akan menyuruh para aktivis sosial media . Tujuannya guna terus menguatkan promosi wisata Pesona Indonesia dan Wonderful Indonesia melewati sosmed. Di mana sosial media berikut yang menjadi lokasi utama untuk para millenial untuk menggali informasi sampai merencanakan perjalanan mereka.

Di sisi beda Kemenpar pun terus menambah promosi offline di sekian banyak negara. Seperti misalnya sejumlah lalu KBRI Caracas memasang logo Wonderful Indonesia di kereta bawah tanah Venezuela. Tujuan pengamalan promosi ini yakni untuk memperkenalkan ragam kebiasaan dan lokasi pariwisata Indonesia untuk masyarakat Venezuela, terutama di Kota Caracas. Di samping itu, promosi pariwisata ini juga diinginkan mampu unik minat wisatawan asal Venezuela untuk berangjangsana ke Indonesia

Di peluang lain Indonesia pun aktif berpartisipasi dalam Wakayama Cycling Fiesta 2018 yang dilangsungkan di Jepang sejumlah waktu lalu. Atribut-atribut yang mencerminkan ikon pariwisata di Indonesia tampak meramaikan acara. Para peserta Wakayama Cycling Fiesta Indonesia mengenakan jersey ber-tagline Wonderful Indonesia menyeluruh dengan imaji Pulau Komodo dan Danau Toba. Ajang ini pun dimanfaatkan untuk memperkenalkan dan mempromosikan wisata yang terdapat di Indonesia pada masyarakat Jepang.

Wisata Belitung

Pasar Wisata Digital Situ Bagendit Bakal Hebohkan Garut

Pasar Wisata Digital Situ Bagendit akan hebohkan Garut. Berbagai susunan acara unik siap digelar. Mulai dari wisata kuliner, atraksi seni dan budaya, dan lomba potret dadakan, siap menyapa. Yang penasaran, silakan datang ke Situ Bagendit, Garut, Jumat (9/8).

BERITA TERKAIT
Berwisata Belitung Dalam Satu Hari
Agent Travel Belitung Paling Laris
Paket Tour Belitung Saat Ini Bonus Drone

Di tujuan ini sudah tentu akan ada tidak sedikit inovasi. Banyak kreativitas. Karena jelas, tujuan digital memang dikonsep serba kekinian. Ada spot selfie, aneka kuliner, peragaan budaya, hingga ragam hiburan.

“Coba bayangkan kamu berwisata di tujuan yang canggih dan dibalut dengan kebiasaan dan alam yang kuat. Konsep yang ditawarkan menjadi pembeda dengan tujuan lainnya. Saya optimis ini bakal menjadi tujuan yang berkembang,” timpal Bupati Garut Rudy Gunawan.

Konsepnya dibalut dengan nuansa pasar. Gayanya Milenial. Inilah lokasi kreatif, lokasi berkumpul, berinteraksi yang mencetuskan hal-hal positif.

“Konsepnya paling bagus. Pasar ialah tempat yang menawarkan kesederhanaan, kekeluargaan. Namun di tujuan ini, pasar menawarkan nuansa lain. Tempat yang asik guna bersantai hingga bertukar pikiran. Gaya anak millenial,” tutur Anggota Komisi X DPR RI, Ferdiansyah.

Terpisah, Deputi Pengembangan Pemasaran I Rizki Hadayani mengatakan, tujuan digital tidak hanya menyasar anak muda. Destinasi ini juga menjadi lokasi yang baik guna dikunjungi keluarga. Suasana santai dengan ragam kuliner traditional sampai modern menjadi sajian yang mengundang. Belum lagi sekian banyak spot potret yang menarik dan canggih siap menyapa pengunjung.

“Ini bagus. Positioning yang diambil ialah Esteem Economy. Jangan lupa insan zaman kini selalu mencari teknik untuk mendapatkan pernyataan berupa share, like dan jempol. Kebutuhannya tujuan instagramable, objek gambar, yang pantas posting di medsos, mendapat tidak sedikit likes, comments, tidak sedikit repost, share, dan interaksi positif,” timpal Rizki disetujui Asdep Pengembangan Pemasaran I Regional II Kemenpar Adella Raung.

Respon Menpar Arief Yahya pun sangat bagus. Berdasarkan keterangan dari Menpar, konsep yang ditawarkan Pasar Wisata Digital Situ Bagendit paling oke. Semua dapat merasakan asiknya berlibur di tujuan ini. Dari kalangan anak muda, hinga kalangan orang tua.

“Saya mengingatkan lagi bahwa untuk menjangkau hasil yang spektakuler kita mesti tidak jarang kali menghasilkan ide-ide yang tidak biasa. Inovasi laksana ini yang anda butuhkan agar wisatawan tidak bosan. Sukses guna Pasar Wisata Digital Situ Bagendit. Salam Pesona Indonesia,” tutur Arief Yahya, Menteri Pariwisata RI.