Belitung Tour, Wisata Belitung

Secara Penuh Hutan Mangrove Tukak Sudah Bagus

Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Bahari Desa Tukak, Kecamatan Tukak Sadai, Kabupaten Bangka Selatan (Basel) mengemas hutan Mangrove atau hutan Bakau menjadi di antara pilihan objek wisata untuk wisatawan untuk merasakan indahnya hutan Mangrove.

Berkah Belitung Tour Travel Baru Mulai Memiliki Pengaruh dalam Dunia Pariwisata Belitung

Tidak melulu menyajikan objek wisata hutan Mangrove saja, di desa Tukak pun menyiapkan pujasera sentra kuliner yang berdiri di pinggir hutan mangrove. Disisi hutan mangrove, Pokdarwis pun membangun jembatan permanen sepanjang 350 meter yang mengelilingi hutan mangrove.

Pengunjung juga dapat menikmati pemandangan laut disitu dengan terbangunnya saung guna pengunjung beristirahat sembari pun berfoto ria dalam momen tersebut. Tersedia pun perahu mainan guna pengunjung bermain dibawah jembatan cinta yang berdiri tegak sebagai pintu masuk ke hutan mangrove tersebut.

Ketua Karang Taruna Basel, Adi Abing saat berangjangsana ke hutan Mangrove desa Tukak menuliskan pengembangan hutan Mangrove ketika ini telah ada peningkatan. Hanya saja kata dia ada sejumlah poin yang perlu dinaikkan lagi.

“Ada pertumbuhan Wisata mangrove telah agak maju, melulu saja perlu sedikit pengaturan seperti ekspansi lahan parkir, Sarana pendidikan ( tumbuhan maupun Fauna), Wahana bermain, Gazebo guna istirahat pengunjung perlu ditambah dan infrastruktur jalan ke desa yang agak sempit,” kata ketua Karang Taruna Basel Adi Abing kepda wartawan, Selasa (26/11).

Ia menyarankan, dengan dibangunnya sarana pendidikan seperti papan pendidikan bersangkutan hewan dan flora untuk penghuni hutan mangrove supaya wisatawan bisa mengenal lebih jauh fauna dan tanaman yang hidup dari hutan mangrove.

“Sarana edukasi perlu di kembangkan lagi, supaya wisatawan yang mengunjung hutan mangrove desa Tukak dapat mendapatkan pendidikan mangrove di samping sebagai refreshing,” ujarnya.

Kendati demikian, lanjut dia objek wisata secara keseluruhan telah bagus dan mumpuni untuk wisatawan dalam negeri maupun mancanegara untuk merasakan hutan mangrove.

“Untuk hutan mangrove desa Tukak secara keseluruhan telah keren sudah dapat menarik wisatawan lokal dan mancanegara,” sebutnya. (Pra)

Previous Post

You Might Also Like

No Comments

Leave a Reply