Belitung Tour, Wisata Belitung

Sejarah Perkembangan Pariwisata Sampai Saat Ini


Sejarah Perkembangan pariwisata di dunia secara umum dipecah menjadi 3 (tiga) Fase, yaitu: Zaman Pra Sejarah (Prehistory), Zaman Sejarah, dan Zaman Pasca Sejarah (Post History).

Akhir Tahun 2019 Wisata Belitung Menjadi Pilihan Utama Pengunjung

SEJARAH PERKEMBANGAN PARIWISATA
Sejarah Perkembangan Pariwisata Dunia

  1. Sebelum Jaman Modern (Sebelum Tahun 1920) :
    Adanya perjalanan kesatu kali dilaksanakan oleh bangsa–bangsa primitif dari satu lokasi ke lokasi lain dengan destinasi untuk kelangsungan hidup.

Tahun 400 sebelum masehi mulai dirasakan modern sebab sudah mulai terdapat muhibah oleh bangsa Sumeria dimana saat tersebut juga mulai ditemukan huruf, roda, dan faedah uang dalam perdangangan. Muhibah wisata kesatu kali dilaksanakan oleh bangsa Phoenesia dan Polynesia untuk destinasi perdagangan.

Kemudian Muhibah wisata guna bersenang–senang kesatu kali dilaksanakan oleh Bangsa Romawi pada abad I hingga abad V yang umumnya destinasi mereka bukan untuk pekerjaan rekreasi seperti definisi wisata dewasa ini, tetapi pekerjaan mereka lebih ditujukan untuk meningkatkan pengetahuan teknik hidup, sistem politik, dan ekonomi.

Pesona Belitung Tour

Tahun 1760–1850 terjadinya revolusi industri sehingga menyebabkan perubahan dalam kehidupan masyarakat, antara beda :

  1. Dalam struktur masyarakat dan ekonomi Eropa terjadi pertambahan penduduk, urbanisasi, munculnya usaha–usaha yang sehubungan dengan pariwisata di kota–kota industri, lapangan kerja meluas ke bidang industri, pergeseran penanaman modal dari sektor pertanian ke usaha perantara laksana bank, tergolong perdangan internasional. Hal–hal berikut yang membuat pasar wisata.
  2. Meningkatnya tehnologi transportasi/sarana angkutan.
  3. Munculnya agen perjalanan. Biro perjalanan kesatu kali di dunia ialah Thomas Cook & Son Ltd. Tahun 1840 (Inggris) & American Express Company Tahun 1841 (Amerika Serikat).
  4. Bangkitnya industri perhotelan. Perkembangan sistem transportasi pun mendorong timbulnya akomodasi (hotel) baik di stasiun–stasiun kereta api maupun di wilayah tujuan wisata. Disamping akomodasi, tidak sedikit pula restoran dan bar serta sejenisnya, laksana kedai kopi dan teh yang timbul dampak urbanisasi.
  5. Munculnya literatur–literatur tentang usaha kepariwisataan, antara beda : “Guide du Hotels to France” oleh Michelui ( 1900) dan “Guide to Hotels“ oleh Automobile Association (1901).
  6. Berkembangnya daerah–daerah wisata di negara Mesir, Italia, Yunani, dan Amerika. Perjalanan tersebut ditata dan dikoordinasikan oleh Thomas Cook & Son Ltd. pada selama permulaan abad ke 19, yakni tahun 1861.
  7. Pariwisata Di Dunia Modern
    Yang dimaksud dengan dunia modern ialah sesudah tahun 1919. Dimana urusan ini ditandai dengan pemakaian angkutan mobil guna kepentingan perjalanan individu sesudah perang dunia I (1914– 1918).

Perang dunia I ini memberi pengalaman untuk orang guna mengenal negara beda sehingga membangunkan minat berwisata ke negara lain.

Sehingga dengan adanya peluang berwisata ke negara beda maka berkembang pula makna pariwisata internasional sebagai di antara alat untuk menjangkau perdamaian dunia, dan berkembangnya pemakaian sarana angkutan dari pemakaian mobil individu ke pemakaian pesawat terbang berkecepatan suara.

Pada tahun 1914, perusahaan kereta api di Inggris merasakan keruntuhan dalam finansial sehingga diambillah kearifan sebagai sebagai berikut : “Kereta api yang bermesin uap diganti menjadi mesin diesel dan mesin bertenaga listrik serta Pengurangan jalur kererta api yang tidak cukup menguntungkan”.

Pada masa ini pula timbul sarana angkutan bertehnologi tinggi, laksana mobil dan pesawat sebagai sarana transportasi wisata yang lebih nyaman serta lebih cepat.

Baca juga: Dibalik indahnya Pulau Harapan.

  1. Perkembangan Sarana Angkutan Di Abad XX
    Pada abad ini, sejarah pertumbuhan pariwisata tidak sedikit dipengaruhi oleh pertumbuhan sarana angkutan, yaitu :
  2. Motorisasi, Merupakan sarana angkutan yang berkekuatan motor tenaga listrik sebagai pengganti mesin bertenaga uap.

Akibat dari motorisasi ini ialah galaknya wisata domestik, tumbuhnya penginapan–penginapan di sepanjang jalan raya, timbulnya pengusaha–pengusaha bus wisata (coach) tahun 1920, dan timbulnya undang–undang kemudian lintas di Inggris tahun 1924– 1930.

  1. Pesawat udara, Sebelum perang dunia II pesawat udara digunakan hanya guna kepentingan komersial, laksana pengangkutan surat–surat pos, paket-paket, dan lain–lain.

Tetapi semenjak tahun 1963 mulai diperkenalkan paket perjalanan wisata dengan menggunkan pesawat terbang, laksana pesawat supersonik dan concorde dimana perjalanan bisa ditempuh dengan nyaman dan masa-masa yang relatif singkat.

  1. Timbulnya agen perjalanan, agen perjalanan umum, dan industri akomodasi. Hal ini tidak sedikit disebabkan sebab meningkatnya penghasilan per kapita warga terutama di negara–negara maju, laksana Eropa, Amerika, Jepang, dan negara lainnya; dan naiknya tingkat edukasi masyarakat yang memprovokasi rasa hendak tahu terhadap negara–negara luar.

Analysis
Berdasarkan data diatas, Sejarah Perkembangan Pariwisata Dunia sudah dibuka sejak jaman primitive yaitu dilaksanakan oleh bangsa primitive dengan mengerjakan perjalanan dari satu lokasi ke lokasi lain guna kelangsungan hidup.

Lalu kemudian, sejarah pertumbuhan pariwisata dilaksanakan oleh bangsa Phoenesia dan Polynesia dengan destinasi untuk perdagangan.

Setelah tersebut Bangsa Romawi mengerjakan perjalanan dengan destinasi untuk pengetahuan teknik hidup, sistem politik, dan ekonomi.

Dan sejarah pertumbuhan pariwisata selanjutnya dibuka setelah perang dunia ke 1, dimana pariwisata dilaksanakan untuk rekreasi. Pada intinya kepariwisatan tidak melulu mempunyai destinasi untuk rekreasi, namun ternyata memiliki maksud dan destinasi tertentu.

Sumber Artikel

Demikian keterangan tentang Sejarah Perkembangan Pariwisata Dunia, Semoga meningkatkan pengetahuan anda dalam urusan sejarah dan pariwisata.

Previous Post Next Post

You Might Also Like

No Comments

Leave a Reply